Blogger Widgets TAMAMI JAYA: Permainan KASTI
SELAMAT DATANG Di Web tamamijaya.blogspot.com Jalan DR.Wahidin 76 Dema'an Jepara

Selasa, 06 November 2012

Permainan KASTI



Permainan KASTI

1.Lapangan
Ukuran  tapangan adalah empat persegi panjang  dan kalau memungkinkan adalah 30 x 65 meter. Lapangan  yang tidak cukup  dapat juga  dilaksanakan dengan bola kasti sederhana  sebagaimana yang telah dilakukan dengan memodifikasi lapangan.
Pada setiap sudut lapangan  diberi bendera  termasuk pada  tiang hinggapnya. 5 x 30 meter dari  lapangan  separonya diambil untuk ruang bebas sedangkan selebihnya adalah ruang pukul  yang disiapkan 5 kali 15  meter yang dibagi  tiga dengan batas bujur sangkar 5 meter ditempatkan pernukul bebas dalam ruangnya,  sedangkan pelamburng berdiri pada petak 1 x 1 meter dalam  ruangan  pada seberang pemukul.  Ini dapat berubah  bila ada pemukul  yang kidal. Sedangkan  selebihnya  adalah  lapangan  untuk  penjaga yang didalamnya  ada tiang pertolongan  dengan  jari-jari 1 meter terletak 5  meter dari garis.samping dan garis pemukul. Di samping,  itu juga ada tiang hinggap (Hong) sebanyak dua buah yang ditempatkan pada  jarak l0 meter dari garis samping  dan 5 meter dari garis belakang.

2.Kayu pemukul
Kayu pemukul adalah kayu  (bukan logam) yang bentuknya bulat telur atau oval yang panjangnya  sekiar 50 - 60 cm dengan  garis menengah  3,5 sampai 5 cm.
Sedangkan pemegangnya  15 - 20 cm dengan  tebalnya 3,5 - 4 cm,

3.Bola.
Bola untuk permainan  kasti sudah dibuatkan  sedemikian  rupa yang berisi  ijuk atau sabut yang kelilingnya  19 - 2l cm dan beratnya 70 - 80 gram. Untuk Kegiatan belajar mengajar bisa digunakan bola Tennis.

4.Lama permainan
Permainan dilakukan 2 x 30 menit (dapat disesuaikan).

5.Pemain
Pemain terdiri dari dua regu yang dipimpin oleh seorang ketua dan masing-masing 12 orang dan 3 orang cadangan dan semua pemain mempunyai  nomor yang jelas.

6. Regu Pemukul
Setelah menentukan  dengan undian regu Pemukul dan regu lapangan, maka regu pemukul berada  dalam  ruangan bebas.

7.Regu Lapangan
Regu  lapangan berada bebas dalam lapangan  kecuali:
§  Pelambung yang berada  dalam. tempat pelarnbung
§  Penjaga belakang  berada pada petak/ruangannya
§  Tidak, berada pada  jalan  tiang pertolongan

8.Melambungkan  Bola
Pelambung  bertugas melambungkan bola pada pelambung  sesuai  dengan permintaan

9. Lambungan  Betul
Lambungan  betul bila: bola dekat pada pemukul dengan ketinggian antara lutut dan kepala, di samping sesuai dengan permintaan pemukul.

10.Lambungan Salah
Ini terjadi bila:
§  Tidak sesuai dengan yang disarnpaikan  di atas.
§  Terlalu  jauh dari badan.
§  Pemberian bola terlalu keras.
§  Bolanya di putar
Pemukul dapat menolak/tidak memukul  lambungan  yang salah.

11.Jumlah Pukulan  )
Setiap regu pemukul  hanya berhak atas satu pukulan saja. Kecuali pembebasan dapat memukul 3 kali sebab semua temannya berada  pada  tiang hinggap.
Disebut  juga pembebas.

12. Giliran Memukul
Pemukul pertama adalah  nomor  terendah  begitu  juga mulai setelah  istirahat. Sedangkan  untuk memulai pada giliran setelah regu lapangan menjadi  regu pemukul yang berhak memulai adalah  lanjutan dari sebelum menjadi regu lapangan.

13.Pukulan  betul/salah
Pukulan dikatakan betul adalah bola dipukul melewati garis pukul dan menyentuh  tanah  pada  lapangan.  Atau  tidak ke luar dari garis salah/lapangan.
Kayu pemukul  diletakkan dalarn daerah petak pemukul dengan baik. Pelari boleh langsung  lari pada tiang hinggap dan kalau rnungkin kembali lagi dengan mendapat nilai dua.
Yang tidak sesuai  dengan  yang dikatakan sebelum  ini adalah  pukulan  salah. Pelari  tidak dibolehkan  lari ke tiang bebas, tetapi  ia harus berhenti di tiang pertolongan  sampai salah seorang dari  temannya  memukul  bola.

14. Melanjutkan  Lari
Pelari yang dengan pukulan salah berada pada tiang pertolongan, ia dapat melanjutkan larinya bila ada giliran pukulan  dari temannya. Ia boleh terus  lari pada  tempat yang dituju bila sengaja  dihalangi  oleh penjaga.
15. Bola Mati
§  Bola dikatakan mati apabila:
§  Bola sudah pada  tangan pelambung
§  Pukulan salah. 
§  Bola hilang
§  Terjadi Pertukaran bebas.

16.Bola dalam Permainan
§  Bola dalam Permainan bila:
§  Sehabis memukul
§  Sesudah pukulan  luncas/salah  lalu bola dimainkan  oleh  regu  lapangan.
§  Ada  tanda dari wasit.

17. Bola hilang
Bola hilang kalau bola tidak dapat diambil  regu  lapanghn, atau bola jauh ke daerah penonton, dan pluit wasit yang menentukannya Dan dengan pluit, wasit juga yang mengatakan  bola dalam  permainan.

18. Melempar
Lemparan  dianggap syah bila bola bolanya lepas dari  tangan pelempar dan kecuali  kepalanya diberikan oleh pelari. Semuanya ini juga atas keputusan wasit.

19.Pertukaran tidak bebas
Apabila  regu pemukul  kena  lempar maka saat itu regu pemukul  langsung menjadi regu  lapangan,  dengan  segera  ia dapat melempar lawannya  yang berusaha untuk menyelamatkan  dirinya  ke ruang atau tiang bebas serta  tiang pertolongan.  Pertukaran ini juga bisa  terjadi bila regu pemukul memegang bola walaupun  pada saat menerima bola yang akan dipukul
Begitu juga halnya bila pemain  lapangan  sudah masuk  lebih dulu ke dalam
ruangan bebas sebelum  temannya melempar (lemparannya  tidak syah), atau regu pemukul lebih dulu ke luar sebelum  temannya  akan dilempar (Pada panduan tertentu ada yang menganggap pergantian bebas)

20.Pertukaran bebas
Pertukaran bebas terjadi bila:
§  Regu lapangan memiliki  3 bola tangkap  dalam satu babak
§  Pukulan pembebas  tidak berhasil  dan dibakar  oleh  regu  lapangan
§  Pernukul ke luar  ruang bebas  tidak untuk memukul
§  Kayu pernukul  lepas
§  Pelari yang  tidak menyentuh  tiang bebas sudah.masuk kembali ke ruang bebas.
Bila seluruh peraturan  sudah diketahui oleh para pemain, pelatih, wasit dan para ofisial dari setiap regu, maka mungkin pertandingan  kasti yang akan diadakan  dapat berjalan dengan baik. Untuk melaksanakan suatu pertandingan tersebut dengan  sendirinya  harus menunjuk  panitia pelaksana yang akan melaksanakan pertandingan  dan mernbuat  rencana-rencana pertandingan.

B. Pelaksanaan Pertandingan
Untuk melaksanakan  pertartandingan,  tidak bisa kita melaksanakan  dengan begitu saja tanpa adanya  suatu perencanaan,  dan perencanaan  ini juga harus  sesuai dengan siapa yang akan melaksanakan dan merencanakan pertandingan tersebut, maka dari  itu panitia mempunyai suatu tugas  sebagaimana yang sudah disampaikan sebelumnya,

Jauh sebelum pertandingan
Ketua pertandingan sudah melengkapi susunan pengurusnya yang lengkap dengan seksinya  pada pertemuan pertama, dan ia sudah menjanjikan pada setiap anggota panitia akan bertemu kembali pada tanggal dan tempat yang sudah ditentukan  dengan  tugas adalah  setiap seksi menyampaikan semua proposal atau rencana  kerja pada masing'masing kegiatan  yag akan dikerjakannya. Ketua bersama sekretaris menerima laporan dari setiap seksi atau anggota  panitia dan bersama-sama akan menyelesaikan  kalau ada masalah yang mungkin belum dapat dipecahkan.

Tidak ada komentar: